Laman

Senin, 14 Agustus 2017

Memilih Kartu Grafik

Pokok bahasan
1. Jenis kartu grafik
2. Memilih kartu grafik

Pendahuluan

Dalam memilih kartu grafik atau VGA Card berkaitan erat dengan resolusi monitor yang digunakan. Oleh karena untuk memilih kartu grafik harus diperhitungkan dengan monitor yang akan Anda beli. Tanpa memperhitungkan jenis dan resolusi monitor Anda akan kesulitan menentukan kartu grafik yang sesuai dengan monitor Anda. Di pasaran saat ini bnayak jenis kartu grafik jenis PCI, AGP yang beredar, mulai yang sederhana hingga yang sangat mewah. Namun demikian masalah ini kembali kepada ketersediaan dana yang dialokasikan untuk membeli kartu grafik.

Bagian ini akan menjelaskan beberapa kartu grafik yang beredar dan bisa digunakan untuk komputer rakitan. Tetapi dalam buku ini saya tidak menjelaskan kelebihan dan kekurangan dari kartu grafik tersebut. Melainkan merekomendasikan bagaimana memilih kartu grafik sudah jarang yang menggunakan slot tersebut. Dan umumnya yang beredar saat ini adalah kartu grafik yang menggunakan slot PCI, ataupun Slot AGP.

Kartu grafik ini selain berdiri ada juga yang sudah dikemas dalam mainboard atau lebih umum disebut onboard. Tetapi tidak semua jenis motherboard yang menyediakan secara onboard untuk kartu grafik ini.

Mengenai memori kartu grafik (VGA Card) sangat bervariasi, mulai 1 Mbyte sampai di atas 8 Mbyte, bahkan untuk generasi terakhir yaitu menggunakan slot AGP sudah ada memori VGA di atas 32 Mbyte. Besar memori kartu grafik 1 Mbyte nungkin resolusinya tidak melebihi 24 bit dan umumnya hanya 16 bit. Sedangkan yang menggunakan memori besar tentu resolusinya juga besar. Akan tetapi jika monitor yang digunakan tidak mendukung tingginya memori VGA card akan mubajir karena tidak bisa digunakan secara maksimal.

Oleh karena itu apabila Anda akan memilih kartu grafik harus disesuaikan dengan monitor yang digunakan. Jika resolusi monitor yang digunakan cukup tinggi, pemilihan kartu grafik yang canggih bisa direalisasikan. Tetapi jika hanya menggunakan monitor yang resolusinya 0.28 dpi jenis kartu grafik 24 bit mungkin masih bisa Anda pilih. Tetapi di atas 24 bit kemungkinan besar tidak akan terpakai maksimal. Berikut ini ada beberapa kartu grafik yang beredar saat ini. Bahkan dengan pesatnya perkembangan teknologi, kartu grafik yang beredar saat ini sudah menggunakan slot AGP dengan memori di atas 8 Mbyte.

Kelompok S3 antara lain:
  • S3 Aurora 64V+
  • S3 Trio 32 PCI (732)
  • S3 Trio 32/64 PCI (732/764)
  • S3 Trio 64UV+PCI (765)
  • S3 Trio 64V2-DX/GX (775/785)
  • S3 ViRGE-DX/GX PCI (375/385)
  • S3 ViRGE-VX PCI (988)
  • S3 ViRGE PCI (325)
  • S3 Vision 864 PCI,dll.
Kelompok ATI Technologies antara lain:
  • ATI 3D Charger (ati_m64)
  • ATI 3D Pro Turbo (ati_m64)
  • ATI Pro Turbo PC2TV (at_m64)
  • ATI Tage Pro (atir3)
  • ATI 3D Xpression+ (ati_m64)
  • ATI Xpression+PC2TV (ati_m4)
  • ATI Graphics Pro Turbo (mach64)
  • ATI Graphics Pro Turbo PCI (atm64-CT)
  • ATI Graphics Pro Turbo PCI (atm64-CX)
  • ATI Graphics Pro Turbo PCI (atm64-ET)
  • ATI Graphics Pro Turbo PCI (atm64-LT)
  • ATI Graphics Pro Turbo PCI (atm64-VT)
  • ATI Graphics Ultra (mach8)
  • ATI Graphics Ultra Pro (mach32)
  • ATI VGA Wonder,dll.
Kelompok Cirrus Logic antara lain:
  • Citrus Logic 5429/30/34
  • Citrus Logic 5430/40 PCI
  • Citrus Logic 5429/40 PCI
  • Citrus Logic 5434 PCI
  • Citrus Logic 5446 PCI
  • Citrus Logic 5462 PCI
  • Citrus Logic 7548 PCI,dll
Kelompok Creative Labs antara lain:
  • Creative Labs 3D Blaster (Rendition V1000)
  • Creative Labs Graphics Blaster 3D (Cirrus Logic)
  • Dan lain-lain
 Kelompok Diamond Multimedia System antara lain:
  • Diamond SpeedStar 24X (WD)
  • Diamond SpeedStar 64 (Cirrus Logic)
  • Diamond SpeedStar 64 Graphics 200 (Cirrus Logic)
  • Diamond SpeedStar Pro (Cirrus Logic)
  • Diamond SpeedStar Pro SE (Cirrus Logic)
  • Diamond Stealth 24 (S3)
  • Diamond Stealth 3D 2000 (S3 ViRGE 325)
  • Diamond Stealth 3D 2000 Pro
  • Diamond Stealth 3D 3000 
  • Diamond Stealth 64 PCI
  • Diamond Stealth 64 Video 3000
  • Diamond Stealth 64 Video VRAM PCI
  • Diamond Stealth 64 Video VRAM VLB, dll.
 Kelompok Hercules Computer Technology antara lain:
  • Graphics Ppro
  • Hercules Dymantite (Tseng)
  • Hercules Dynamite Pro (Tseng)
  • Hercules Graphite 64 (S3)
  • Hercules Dynamite 64 (Tseng)
  • Hercules Terminator 64 (S3 765)
  • Hercules Terminator Pro (S3 968), dll.
Kelompok Compaq antara lain:
  • Compaq QVision
  • Compaq QVision 1024/E
  • Compaq QVision 1280/E
  • Compaq QVision 1280/I
  • Compaq QVision 2000/2000+ (MGA)
  • Compaq QVision PCI, dll.
Kelompok IBM antara lain:
  • IBM Thinkpad 755cx (WD)
  • IBM XGA
  • IBM XGA/2
  • Dan lain-lain
Kelompok Matrox Graphics antara lain:
  • Matrox MGA Impression Lite
  • Matrox MGA Impression Plus
  • Matrox MGA Impression Plus 220
  • Matrox MGA Millennium 
  • Matrox MGA Mystique
  • Matrox MGA Ultima Plus
  • Matrox MGA Ultima Plus 200
  • Matrox MGA Ultima /Impression 
  • Matrox MGA Ultima/Impression PCI,
  • Dan lain-lain.
Sebenarnya masih banyak kartu grafik lainnya yang tidak disebutkan di sini seperti SiS, NEC, dan lain-lain. Namun demikian pada prinsipnya kartu grafik ini kegunaannya hampir sama. Hanya saja yang membedakan kualitas khusunya resolusi dan fasilitasnya saja. Dari segi resolusi mungkin bisa saja hampit sama, tetapi kualitasnya yang tidak selalu sama. Gambar 6.1. adalah salah satu contoh kartu grafik yang umum digunakan.

2. Pertimbangan harga
 Untuk memilih kartu grafik atau VGA card saat ini tidak terlalu sulit. Karena sudah banyak berbagai jenis dan merek beredar di pasaran.

Jika Anda akan membeli kartu grafik yang haus dipertimbangkan adalah jumlah memorinya. Masalah memori ini sangat penting, karena besar kecilnya memori sangat berpengaruh terhadap jernihnya tampilan di montor.

Selain itu yang juga tidak kalah pentingnya dalam memilh kartu grafik ini adalah harus menyesuaikan dengan jenis dan resolusi monitor yang akan digunakan. Jika Anda akan menggunakan monitor resolusi tinggi, memori VGA card 8 Mbyte mungkin yang resolusinya di bawah 16 bit mungkin memori VGA card 8 Mbyte tidak akan bisa digunakan secara maksimal.

Dengan semakin canggihnya teknologi saat ini hampir semua kartu grafik mendukung Accelerator. Artinya dengan Accelerator ini Anda bisa memutar VCD tanpa harus menggunakan kartu MPEG.

Namun demikian pilihan terakhir berpulang kepada Anda. Apakah Anda akan memilih jenis kartu grafik yang canggih seperti yang telah dijelaskan di muka atau akan memilih jenis resolusi disarankan jika akan membeli kartu grafik usahakan yang di atas 1 Mbyte. Tujuannya tentu saja agar menghasilkan tampilan yang benar-benar canggih dan memuaskan Anda.

Selasa, 01 Agustus 2017

Memilih Processor

Pokok bahasan
1. Jenis processor
2. Memilih processor

Pendahuluan
Processor sangat menentukan kehandalan sebuah komputer Semakin baik dan canggih sebuah processor yang dipasang sangat menentukan kecepatan, kredibilitas,stabilitas dan kompatibilitas sebuah komputer. Oleh karena itu karena itu jika Anda akan merakit sebuah komputer harus berorientasi kedepan.

Dalam memilih sebuah processor untuk komputer rakitan memang tidak terlalu sulit. Tetapi dalam hal ini kita harus memperhitungkan peruntukan nantinya. Jika komputer yang kita rakit hanya untuk pengolah kata saja mungkin processor yang tidak terlalu tinggi masih bisa digunakan. Tetapi jika komputer rakitan tersebut nantinya akan digunakan untuk berbagai keperluan, jenis processor kelas tinggi seperti Intel Pentium II, Pentium III, Pentium IV, Intel Celleron, AMD K6-2, dan diatasnya merupakan pertimbangan utama.

1.Jenis processor
Sampai saat ini Intel Pentium masih dijadikan kiblat untuk mengukur kecepatan sebuah processor. Saat ini banyak jenis dan merek processor beredar di pasaran. Dari kelas menengah sampai processor super canggih.

Untuk kelas menengah tersedia mulai Pentium 100 Mhz sampai kelas Pentium Pro. Sementara processor generasi baru seperti Intel Celleron, Intel Pentium II, AMD K6-2, dan lain-lain dapat digunakan untuk komputer rakitan.

Dalam buku ini tidak menjelaskan kelebihan dan kekurangan dari sebuah processor, melainkan hanya menerangkan jenis dan merek processor yang ada dipasaran

Sebagai gambaran jika Anda akan merakit sebuah komputer PC, berikut ini beberapa processor yang kini beredar dipasaran dan banyak digunakan.

Kelompok Intel antara lain:
  • Intel Pentium MMX 166 Mhz
  • Intel Pentium MMX 200 Mhz
  • Intel Pentium 166 Mhz
  • Intel Pentium 233 Mhz
  • Intel Celleron 333 Mhz
  • Intel Celleron 266 Mhz
  • Intel Celleron 300A Mhz
  • Intel Celleron 300 Mhz
  • Pentium II 333 Mhz
  • Pentium II 350A Mhz
  • Pentium II 400 Mhz
  • Pentium II 450 Mhz
  • Pentium III 400 Mhz
  • Pentium III 450 Mhz
  • Pentium III 720 Mhz
  • Dan Sebagainya.
Kelompok IBM antara lain:
  • IBM 6 X 86 MX PR200 Mhz
  • IBM 6 X 86 MX PR233 Mhz
  • IBM 6 X 86 MX PR266 Mhz
  • IBM 6 X 86 MX PR300 Mhz
  • IBM 6 X 86 MX PR333 Mhz
  • Dan Sebagainya.
Kelompok Cyrix antara lain
  • Cyrix 6 x 86 MX PR200 Mhz
  • Cyrix 6 x 86 MX PR233 Mhz
  • Cyrix 6 x 86 MX PR266 Mhz
  • M II 300 Mhz
  • M II 333 Mhz
  • M II 400 Mhz
  • Dan Sebagainya.
 Kelompok AMD (Advanced Micro Devices) antara lain:
  • AMD K6 200 Mhz
  • AMD K6 233 Mhz
  • AMD K6 266 Mhz
  • AMD K6 300 Mhz
  • AMD K6-2 250 Mhz
  • AMD K6-2 266 Mhz
  • AMD K6-2 300 Mhz
  • AMD K6-2 333 Mhz
  • AMD K6-2 350 Mhz
  • AMD K6-2 400 Mhz
  • Dan Sebagainya.
2. Pertimbangan harga
Harga sebuah processor selain ditentukan dengan jenis dan merek juga kecepatan yang dihitung dalam Mhz. Semakin tinggi sebuah processor akan semakin mahal harganya.

Processor jenis Celleron mungkin akan lebih murah dibandingkan Pentium II. Begitu juga dengan AMD K6 mungkin harganya lebih murah dibandingkan K6-2 dan sebagainya.

Dipasaran kini beredar beberapa merek processor yang bisa Anda pilih. Selain Intel masih ada merek lain seperti AMD, Cyrix, IBM dan lain-lain. Oleh karena itu jika Anda akan memilih processor harus melihat dana yang tersedia. Jika dana yang Anda sediakan processor cukup banyak mungkin merek dan jenis tertentu yang menurut Anda lebih baik bisa dipilih. Biasanya semakin tinggi sebuah processor dengan merek yang cukup dikenal harganya mungkin akan mahal dibandingkan dengan processor yang kurang dikenal.

Dengan demikian masalah memilih processor ini tergantung tersediakan dana. Jika dana Anda mencukupi dapat memilih processor yang sesuai menurut ukuran dan kebutuhan.

Hanya saja perlu diingat, jika memilih suatu processor harus disesuaikan dengan motherboard yang Anda miliki. Karena tidak sama motherboard yang Anda miliki. Karena tidak semua motherboard mampu menampung semua jenis dan merek suatu processor.

Memilih memori

Pendahuluan
Kecepatan komputer sebenarnya selain ditentukan oleh tingginya processor juga sangat ditunjang oleh besarnya memori yang terpasang. Semakin tinggi atau semakin besar memori yang dogunakan akan semakin baik dan canggih sebuah komputer. Oleh karna itu keseimbangan memori dan proscessor (CPU) memang harus diperhatikan. Umpannya, Anda memasang processor Intel Celleron tetapi memori yang dipasang hanya 8 Mbytes mungkin kecepatannya tidak akan memuaskan. Jadi idealnya, jika Anda memasang processor Intel Celleron 333 Mhz, sebaiknya memori yang dipasang minimal 16 Mbyte, Bahkan untuk mendapatkan kecepatan maksimal Anda dapat memasang memori 32 Mbyte.

Oleh karena itu processor yang terpasang harus diimbangi dengan tingginya memori. Bahkan untuk menjalankan aplikasi grafik seperti CorelDraw, PhotoShop, PageMaker, dan lain-lain disarankan memasang memori di atas 32 Mbyte. Semakin tinggi memori yang terpasang akan semakin baik. Begitu juga memori yang besar tanpa diimbangi processor yang tinggi juga tidak akan menghasilkan kecepatan maksimal.

Jenis memori
Saat ini masalah pemakaian memori juga menjadi persoalan. pasalnya selain masih banyak jenis komputer bermesin CPU 486 ke bawah. Komputer bermesin 486 ke bawah ini umumnya masih menggunakan memori atau RAM 30 pin yang saat ini sulit ditemukan di pasaran. Padahal jenis memori 30 pin ini masih banyak diperlukan oleh masyarakat kelas menengah ke bawah khususnya yang menggunakan processor 486 atau 386.

Jenis memori SIMM (Single Inline Memory Modules) dan EDO 72 pinj banyak dijumpai di pasaran. Namun dengan melejitnya processor kelas Pentium II, Pentium III,, Pentium IV, Intel Celleron, AMD K6, dan lain-lain jenis DIMM (dual-in line memory modules) dan SDRAM 168 pin mulai ramai dan banyak diminati.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh4widyDsrCb3t1jejAxR_cO4aCNsRry1ipnC9gua3OlqmZ7jJiOZ2QDvnT8Hr95aV6-kuH9vfiFb4zBnzSoMM0LqtNUn61MPMwJDYkUsar6H-G8ybCpiWSRO9uuBk1cXsrV1vUdo0vB2Mq/s1600/gambar-memori-RAM-Komputer.jpg

Kesimpulannya jenis memori yang ada saat ini adala jenis SIMM 72 pin, EDO RAM dan DIMM 168 pin. Namun demikian jika Anda masih memerlukan memori 30 pin juga masih tersedia walaupun relatif terbatas. 

Kapasitas memori per keping sangat bervariasi. Dulu setiap keping memori sangat kecil yang diperdagangkan umumnya per kepingnya berkisar antara 1-4 Mbye. tetapi kini jenis SIMM RAM diperdagangkan mulai 8 Mbyte ke atas perkepingnya, Sementara itu memori jenis DIMMs atau SDRAM yang saat ini banyak diperdagangkan umumnya berkapasitas mulai 16 Mbyte ke atas per kepingnya. Sementarab itu memori jenis DIMMs atau SDRAM yang saat ini banyak diperdagangkan umumnya berkapasitas mulai 16 Mbyte ke atas per kepingnya.

Jika Anda menggunakan CPU Pentium dan menggunakan memori SIMM 72 pin biasanya harus dipasang rangkap. Artinya tidak bisa berdiri sendiri dalam satu mainboard. Dia harus dipasang minimal 2 keping atau 4 keping. Sedangkan jika menggunakan CPU Pentium II, Pentium III, atau Pentium IV dan menggunakan memori DIMMs atau SDRAM bisa memasang 1 keping dan bisa juga 2 keping atau lebih tergantung jumlah module yang tersedia.

Pertimbagan harga
Pertimbangan lain yang tidak kalah menentukan dalam memilih suatu memori adalah dalam hal harga. Masalah ini erat kaitannya dengan merek dan kualitas memori itu sendiri. Merek terkenal seperti Micron, harganya tentu lebih mahal dibandingkan dengan memori yang biasa (merek tidak dikenal).

Dalam memilih sekeping memori memang kita harus benar-benar jeli dan teliti. Karena tidak sedikit jenis memori yang pada saat komputer di booting terdeteksi dengan baik. Tetapi ketika akan atau telah diinstalasi sistem operasi misalnya Windows 98 kadang-kadang komputer sering hang atau ngadat.

Oleh karena itu diharapkan dengan membaca buku ini pengetahuan dan kemamouan Anda tentang hardware dan software akan bertambah. Sehingga untuk mengatasi masalah kecil dan bahkan mengupgrade dan menginstalasi software, driver, dan lain-lain tidak perlu membawanya ke service center, melainkan cukup diperbaiki atau dikerjakan sendiri.


Senin, 05 Juni 2017

Memilih Motherboard

Pokok bahasan
1. Jenis dan merek
2.Harga

Pendahuluan

Mainboard atau motherboard merupakan kumpulan/rangkaian komponen elektronik utama dari sebuah komputer. Motherboard sangat penting artinya. Karena semua komponen lain seperti CPU sangat penting artinya. Karena semua komponen lain seperti CPU (Central Processing Unit) atau processor, memori, kartu grafik.kartu suara. harddisk , diskdrive, dan lain-lain tidak akan berfungsi jika tidak ada mainboard ini.

Untuk mengetahui jenis dan merk mainboard yang beredar saat ini bagian ini sedikitr akan mengulasnya. Perlu diketahui bahwa dalam buku ini tidak akan menjelaskan satu per satu komponen dalam mainboard yang beredar di pasaran saat ini. Melainkan hanya menjelaskan jenis mainboard yang umum digunakan dengan harga relatif terjangkau.

Satu hal yang menjadi pertimbangan dalam memilih motherboard adalah kegunaan dan peruntukannya. Jika Anda akan memasang processor Intel Celleron, Pentium II,Pentium III atau Pentium IV tentu tidak akan sama dengan motherboard yang dirancang untuk Pentium 133. Begitu juga apabila Anda akan memasang processor AMD K6 mungkin motherboard yang dirancang untuk Pentium 100 atau AMD K5 tidak akan bisa digunakan.

1. Jenis dan merek

Untuk memilih motherboard sangat sulit. Karena hampir semua motherboard kegunaannya tidak jauh berbeda. Hanya saja yang membedakan adalah merek  dan harganya. Namun demikian sebenarnya perbedaan harga ini tidak menjadi patokan. Hanya saja untuk jenis tertentu seperti ASUS, IWIL, Gigabyte, dan lain-lain memang sangat beda dibandingkan dengan jenis lainnya. Baik dari segi harga maupun kehandalannya. Merk-merk yang disebutnya tadi tergolong motherboard kelas atas yang tidak semua orang bisa memiliknya, karena faktor harga.

Motherboard yang umum dijumpai di pasaran seperti Intel Triton, Eagle, SIS, dan lain-lain memang dari segi harga relatif terjangkau. Hanya saja dari segi kehandalan dan fasilitas yang disediakannya mungkin sedikit di bawah yang bermerek dan punta nama besar.

Beberapa hal yang harus dipertimbangkan dalam memilih sebuah motherboard, antara lain:
Jenis processor yang akan dipasang
Jenis memori yang akan digunakan
Jenis kartu suara yang akan digunakan
Jenis kartu grafik yang akan dipasang
Dan lain-lain.

Selain kebutuhan tersebut jenis motherboard yang tergolong umum dan banyak digunakan harus mempunyai kriteria anatara lain sebagai berikut:
Jenis dan jumlah bank (module) memori yang disediakan, misalnya DIMMs, SIMMs, SDRAMs sehingga sangat memungkinkan untuk ditingkatkan.
Tersedia slot AGP, PCI, ISA, dan lain-lain.
Onboard tidaknya IDE, super Multi I/O (COM1, COM2, LPT1), USB dan lain-lain.
Supports terhadap CPU atau processor sampai berapa dan CPU Plug and Play atau tidak
Plug and Play BIOS serta supports terhadap berbagai jenis accessories, dan lain-lain.
Chace memori, dan lain-lain.

Sebenarnya masih banyak kriteria lain untuk menentukan baik dan handal tidaknya sebuah motherboard. Tetapi dengan kriteria yang dijelaskan di atas sudah memenuhi syarat dan kemungkinan besar komputer yang Anda rakit cukup memuaskan.

Di pasaran saat ini tidak sedikit merek dan jenis mainboard atau motherboard yang menyediakan berbagai fasilitas yang serba onboard. Walaupun masih ada beberapa jenis motherboard keluaran lama khususnya generasi PC 486 masih memerlukan kartu tambahan seperti Super Multi I/O.

Sebenarnya dari segi kualitas jenis motherboard ini tidak terlalu jelek. Tetapi jika Anda punya dana lebih dan suatu saat ingin meningkatkan fasilitas komputer, misalnya kartu grafik, kartu suara dan lain-lain mungkin akan lebih baik jika memilih jenis motherboard yang tidak semua fasilitasnya onboard.
Gambar 3.2. Contoh motherboard ASUS jenis lain

Namun demikian keterangan yang ditulis dalam buku ini tidak mutlak. Karena setiap jenis dan merek ada kelebihan dan ada kekurangannya. Semuanya tergantung kepada Anda sebagai pemakai dan yang akan membelinya.

Pertimbangan harga

Pertimbangan lain yang tidak kalah menentukan dalam memilih sebuah motherboard adalah masalah harga. Masalah ini sangat erat kaitannya dengan merek dan kualitas motherboard itu sendiri. Merek terkenal dengan kualitas dan fasilitas yang lengkap harganya tentu lebih mahal dibandingkan dengan motherboard yang fasilitasnya sedikit. Fasilitas yang dimaksud adalah ketersediaan seperti soket atau slot. module atau bank memori,dan lain-lain.

Saat ini tidak sedikit pemakai komputer yang kurang mengetahui masalah hardwarenya. Biasanya masyarakat kelas ini hanya mengandalkan service, baik untuk upgrade, memperbaiki dan lain-lain. Bahkan untuk menginstalasi software saja masih meminta bantuan orang lain. Oleh karena itu jika Anda dan software mungkin masalah kecil seperto menginstalasi software, menginstalasi driver, dan lain-lain tidak perlu membawanya ke service.

Piranti Lunak(Software)

Piranti lunak pada hakikatnya adalah sesuatu yang dapat dilihat tetapi tidak dapat dipegang atau diraba. Dengan kata lain piranti lunak adalah suatu program komputer yang hanya dapat dinikmati, digunakan, dan dilihat hasilnya saja. Adapun kegunaan dari piranti lunak ini adalah untuk membantu menyelesaikan suatu pekerjaan. Saat ini piranti lunak (software) ini bermacam-macam, namun secara umum dapat dibagi menjadi 2 bagian, yaitu package software dan application software.


Jumat, 02 Juni 2017

Memilih Casing

Pokok bahasan
1.Jenis desktop
2.Jenis tower

Pendahuluan
Casing merupakan tempat menyimpan peralatan atau komponen dalam sebiah komputer bisa digunakan. Peralatan yang terdapat dalam casing tersebut meliputi mainboard atau motherboard,power supply,diskdrive,harddisk,kartu grafik (VGA Card),kartu suara (sound card) dan lain-lain.

Sementara itu peralatan lain seperti CPU,RAM atau memori akan ditancapkan di motherboard. Sedangkan kartu grafik, kartu suara, MPEG,modem,kartu jaringan dan lain-lain setelah. ditancapkan di mainboard atau motherboard kedudukannya akan diperkuat dengan memasang mur atau di atas lubang mur yang tersedia di bagian belakang casing. Sehingga semua piranti keras tertancap rapi dan kuat.

Pemilihan jenis casing sangat penting Karena sangat menentukan penampilan komputer setelah selesai dirakit. Dalam memilih jenis casing ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, diantaranya kebutuhan dan tempat penyimpanan komputer kelak. Jika Anda senang mengutak-atik atau hobi bongkar pasang mungkin casing jenis desktop lebih menguntungkan. Tetapi jika Anda sebagai pekerja, casing jenis tower atau mini tower akan lebih baik.

Selain ketentuan tersebut hal lain yang tidak kalah pentingnya dalam memilih casing adalah ruangan dan meja kerja yang akan digunakan. Jika ruangannya luas dengan meja cukup besar casing jenis tower sangat cocok. Tetapi jika ruangannya sempit dan meja yang akan digunakan relatif kecil jenis desktop lebih sesuai.

Perlu juga diketahui dalam sebiah casing kosong sudah dilengkapi dengan power supply dan beberapa kabel indikator. Kabel indikator yang umum terdapat dalam sebuah casing antara lain indikator harddisk, indikator power, kabel untuk tombol reset, kabel keylock, kabel arus untuk harddisk, diskdrive, dan beberapa kabel arus lainnya. Selain itu masih ada kabel lain yang sangat prnting keberadaannya adalah kabel arus yang menghubungkan power supply ke mainboard. Biasanya kabel ini sudah diberi nomor yang umumnya bernomor P9 dan P8.

Jenis desktop (Mendatar)
Dulu ketika komputer PC memasuki pasaran khususnya Indonesia casing jenis desktop yang paling populer. Karena waktu itu pilihan tidak banyak dan komputer umumnya menggunakan casing jenis desktop ini sempat menjadi primadona. Namun kini tampaknya jenis ini kurang diminati.

Akan tetapi bukan berarti jenis ini tidak dijual lagi melainkan peminatnya sudah mulai berkurang. Sehingga casing jenis desktop sudah mulai berkurang. Sehingga casing jenis desktop sulit dijumpai di pasaran, kecuali komputer-komputer built-up memang masih banyak yang menggunakn casing jenis desktop ini.
Gambar 2.1. Contoh casing desktop. Contoh ini tidak mutlak, karena masih
ada jenis lain yang lebih kecil

Casing desktop bentuknya menyerupai kotak persegi panjang dengan ±30 cm lebar, dan panjang kira-kira 50 cm.Untuk jelasnya mengenai bentuk casing desktop Gambar 2.1 adalah salah satu contohnya.

Jenis tower (Tegak)
Isi dari casing jenis tower, mini tower maupun middle tower pada dasarnya hampir sama seperti jenis desktop. Yang membedakan dari jenis-jenis tersebut adalah ukuran dan bentuknya saja. Jenis-jenis ini bentuknya berdiri tegak, dan bagian depan casing tersebut terdapat ssemacam pintu penutup. Pintu ini digunakan sebgai penutup dan sekaligus pengamanan jika komputer tidak digunakan.

Ukuran casing tower ini bervariasi, tergantung jenis dan merknya. Mini tower lebih pendek dibandingkan dengan tower. Begitu juga middle tower ukurannya berbeda dengan jenis tower maupun mini tower. Contoh jenis casing tower ini seperti ditampilkan Gambar 2.2 berikut ini.

Contoh 2.2. Contoh casing jenis tower. Casing jenis tower ini bervariasi
tergantung merek dan jenisnya.




Pendahuluan

Pokok Bahasan
1. Mengenal Komputer
2. Elemen penting dalam komputer

Pendahuluan
Komputer berasal dari kata komputer (to computer) yang artinya menghitung.

1,Mengenal Komputer
Komputer seperti halnya radio, televisi, dan peralatan elektronik lainnya merupakan serangkaian alat elektronik yang terdiri dari berbagai komponen sehingga membentuk suatu kesatuan yang utuh dan kompak. Perbedaan yang paling mendasar antara komputer dengan piranti elektronik antara lain komputer bisa digunakan sebagai alat untuk membantu menyelesaikan suatu pekerjaan yang bekerja secara sistimatis berdasarkan suatu perintah atau instruksi yang diberikan kepadanya. Dengan kata lai lain komputer adalah Serangakaian alat elektronik yang bekerja secara sistimatis untuk membantu. meringankan tugas manusia berdasarkan instruksi yang diberikan kepadanya. Dengan bantuan komputer dan piranti pendukung lainnya seperti sistem operasi dan aplikasinya, semua jenis pekerjaan dapat.

Pendahuluan
dilaksanakan dengan cepat, tepat dan alamat. Dalam menyelesaikan pekerjaan tersebut komputer melakukannya secara otomatis berdasarkan instruksi atau petintah yang diberikan kepadanya.
Perlu diketahui, komputer tidak akan berguna dan tidak bisa digunakan dengan baik tanpa adanya instruksi atau perintah yang diberikan oleh manusia sebagai user atau pemakai.
Gambar 1.1 Contoh komputer lengkap.

1.1 Klasfikasi bedasarkan sifat data
Klasifikasi komputer berdasarkan sifat data yang didah, komputer dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu digital komputer, Analog Computer dan  Hybride Computer. Klasifikasi komputer ini selain berdasarkan jenis data yang diolah, juga dapat dibedakan memori atau kecepatan dalam mengolah suatu data. Klasifikasi komputer berdasarkan memori atau kecepatan mengolah data ini diberikan lagi menjadi tiga bagian, yaitu Micro Computer atau Personal Computer, Mini Computer dan Mainframe.
Selain itu, komputer juga dapat dibedakan berdasarkan pekembangan atau tahun diperkenalkannya. Secara umum komputer pertama kali diperkenalkan sebelum tahun 1958 yang dikenal dengan komputer generasi pertama. Kemudian komputer generasi ke dua diperkenalkan tahun 1958 sampai dengan dengan tahun 1963. Sedangkan komputer generasi ke tiga diperkenalkan tahun 1963 sampai dengan tahun 1971. Komputer generaso ke empat diperkenalkan tahun 1971 sampai dengan sekarang.

1.2 Digital Komputer
Digital komputer adalah jenis komputer yang dapat digunakan untuk mengolah data secara kuantitatif, sedangkan jenis data yang diolahnya adalah:
  • Angka (numeric), yaitu: 0,1,2,3,4,5,5,6,7,8,9
  • Abjad (alphabetic), yaitu: A,a,B,b,C,c,D,d.E.e,F,f  dan seterusnya sampai dengan Z,z.
  • Gabungan abjad dan huruf (Alphanumeric) Spesial karakter, yaitu *,/,+,<>,dan sebagainya
  • Arus on/off untuk scientific dan business.
1.3 Analog Komputer
Analog komputer adalah komponen yang dapat mengolah data secara kuantitatif yang sifatnya terus menerus atau kontinyu.

1.4. Hybride Komputer
Hybride komputer adalah komputer yang dapat mengolah data secara kualitatif dan kuatitatif. Jadi dalam hal ini Hybrid komputer adalah gabungan digital dan analog komputer.

1.5 Klasifikasi komputer berdasarkan tahun dibuatnya
Klasifikasi komputer selain yang telah dijelaskan di muka, juga masih bisa dibedakan berdasarkan tahun diperkenalkannya.
 
Ciri-ciri komputer generasi pertama adalah sebagai berikut: 
  • Menggunakan vacum tube
  • Mempunyai memori sangat rendah/kecil
  • Membutuhkan panas yang sangat tinggi 
  • Kecepatan pengolahan data sangat lambat.
  • Ukurannya sangat besar.
Contoh komputer generasi ini adalah UNIVAC1(Universal Automatic Computer),SEAD,G15,SWAC,UNIAC1.

Ciri-ciri komputer generasi kedua adalah sebagai berikut:
  • Sudah menggunakan transistor
  • Mempunyai memori rendah/kecil 
  • Pengolahan data ssedikit lebih cepat dibandingkan dengan generasi pertama
  • Kebutuhan panasnya tidak terlalu tinggi
  • Ukuran fisiknya lebih kecil dari generasi pertama 
Contoh komputer generasi kedua adalah IBM 1401,IBM 7090 dan ILLIAC-II

Ciri-ciri komputer generasi ketiga adalah sebagai berikut.
  • Menggunakan MIC (Monoloctic Iberted Circuit)
  • LSI (Largem Scale Integration)
  • Mempunyai memori lebih besar/
  • Kecepatan lebih cepat
  • Secara fisik ukurannya lebih kecil
  • Contoh komputer generasi ketiga adalah IBM 390.
Ciri-ciri komputer generasi keempat adalah sebagai berikut:
  • Menggunakan MOS (Metal Oxide Semi Computer)
  • Memori cukup besar
  • Kecepatan mengolah sangat cepat
  • Ukuran fisik kecil
  • Contoh komputer generasi keempat adalah BMC,IBM,Apple.